Apa Itu Bid dan Ask dalam Forex? Panduan untuk Trader Pemula
Kenali apa itu bid dan ask dalam forex, perbedaan keduanya, cara kerjanya, serta hubungannya dengan spread agar trader pemula lebih mudah memahami harga di market.
Saat pertama kali melihat harga pada platform trading forex, trader pemula mungkin pernah menemukan dua harga berbeda dalam satu pair. Ada harga Bid dan ada harga Ask.
Perbedaan dua harga tersebut terlihat kecil, tetapi sebenarnya memiliki peran penting dalam setiap transaksi forex.
Memahami bid dan ask juga akan membantu trader memahami kenapa ketika membuka posisi, transaksi terkadang langsung menunjukkan floating loss kecil meskipun harga belum banyak bergerak.
Lalu, apa itu bid dan ask dalam forex? Apa perbedaannya dan bagaimana hubungannya dengan spread?
Apa Itu Bid dalam Forex?
Bid adalah harga yang tersedia ketika trader ingin menjual atau melakukan sell.
Dengan kata sederhana, bid menunjukkan harga yang bersedia dibayarkan oleh pasar untuk membeli suatu aset dari trader.
Misalnya pada sebuah pair forex terdapat harga:
Bid: 1.0850
Jika trader ingin membuka posisi sell, transaksi akan menggunakan harga bid yang tersedia.
Begitu juga ketika trader memiliki posisi buy dan ingin menutupnya, harga bid menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut.
Apa Itu Ask dalam Forex?
Sementara itu, ask adalah harga yang tersedia ketika trader ingin membeli atau melakukan buy.
Misalnya pada pair yang sama terdapat:
Ask: 1.0852
Jika trader ingin membuka posisi buy, transaksi dilakukan berdasarkan harga ask.
Jadi secara sederhana:
Bid → harga untuk Sell
Ask → harga untuk Buy
Perbedaan keduanya menjadi bagian penting yang perlu dipahami sebelum mulai melakukan trading.
Contoh Bid dan Ask dalam Forex
Misalnya pada EUR/USD terlihat harga:
Bid: 1.0850
Ask: 1.0852
Artinya, jika trader ingin melakukan sell, harga yang digunakan adalah 1.0850.
Sedangkan jika trader ingin melakukan buy, harga yang digunakan adalah 1.0852.
Ada selisih sebesar:
1.0852 - 1.0850 = 0.0002
Selisih tersebut disebut spread.
Inilah alasan mengapa pemahaman tentang bid dan ask juga berkaitan erat dengan spread dalam forex.
Apa Hubungan Bid, Ask, dan Spread?
Bid dan ask tidak bisa dipisahkan dari spread.
Spread adalah selisih antara harga ask dan bid.
Rumus sederhananya:
Spread = Ask - Bid
Contohnya:
Bid = 1.0850
Ask = 1.0852
Maka:
Spread = 1.0852 - 1.0850 = 0.0002
Besarnya spread dapat berbeda-beda tergantung pair, kondisi market, broker, serta likuiditas pada saat transaksi.
Pada kondisi market yang sangat aktif, spread pada instrumen tertentu bisa relatif kecil. Sebaliknya, pada kondisi market tertentu spread dapat melebar.
Kenapa Posisi Langsung Floating Loss Setelah Buy?
Ini merupakan salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul dari trader pemula.
Misalnya trader melihat harga EUR/USD:
Bid: 1.0850
Ask: 1.0852
Trader kemudian membuka posisi buy pada harga ask, yaitu 1.0852.
Setelah posisi terbuka, jika trader langsung melihat harga bid yang masih berada di 1.0850, posisi tersebut bisa terlihat mengalami floating loss.
Bukan berarti broker langsung mengambil uang tersebut sebagai kerugian. Perbedaan harga bid dan ask menyebabkan posisi membutuhkan pergerakan harga terlebih dahulu agar dapat mencapai titik impas.
Karena itu, trader pemula sebaiknya tidak panik ketika melihat posisi baru dibuka dan langsung menunjukkan floating minus kecil.
Besarnya pengaruh spread tetap bergantung pada instrumen, ukuran posisi, dan kondisi transaksi.
Bid dan Ask pada Posisi Buy
Mari gunakan contoh sederhana.
Harga:
Bid: 2.3500
Ask: 2.3503
Trader membuka posisi Buy pada harga 2.3503.
Untuk mendapatkan kondisi impas sebelum biaya lain yang mungkin berlaku, harga bid perlu bergerak naik melewati area entry sesuai besarnya spread.
Ketika trader ingin menutup posisi buy, harga yang digunakan adalah bid.
Jadi, pada posisi buy:
Buka → Ask
Tutup → Bid
Bid dan Ask pada Posisi Sell
Sekarang kita balik.
Harga:
Bid: 2.3500
Ask: 2.3503
Trader membuka posisi Sell pada harga bid, yaitu 2.3500.
Ketika ingin menutup posisi sell, transaksi menggunakan harga ask.
Jadi, pada posisi sell:
Buka → Bid
Tutup → Ask
Cara sederhana ini dapat membantu trader memahami mengapa harga entry dan harga penutupan bisa berbeda.
Perbedaan Bid dan Ask
Agar lebih mudah diingat, berikut gambaran sederhananya:
| Istilah | Pengertian Sederhana | Digunakan Saat |
|---|---|---|
| Bid | Harga jual | Membuka Sell |
| Ask | Harga beli | Membuka Buy |
| Spread | Selisih Bid dan Ask | Biaya transaksi yang tercermin dalam perbedaan harga |
Namun, perlu diingat bahwa struktur biaya trading tidak selalu hanya berasal dari spread. Beberapa akun atau broker juga dapat mengenakan komisi atau biaya lain sesuai ketentuannya.
Kenapa Spread Bisa Berubah?
Spread tidak selalu memiliki nilai yang sama sepanjang waktu.
Beberapa faktor dapat memengaruhinya, salah satunya adalah kondisi likuiditas market.
Ketika market sedang aktif dan likuiditas tinggi, spread pada pair tertentu dapat menjadi lebih kecil.
Sebaliknya, spread dapat melebar pada kondisi tertentu, misalnya ketika pasar sedang sangat volatil atau ketika likuiditas menurun.
Rilis berita ekonomi penting juga dapat menyebabkan perubahan kondisi market secara cepat.
Karena itu, trader perlu memahami kondisi pasar sebelum membuka posisi, terutama jika menggunakan strategi yang sangat sensitif terhadap spread.
Apa Pengaruh Spread bagi Trader Pemula?
Spread mungkin terlihat kecil, tetapi tetap perlu diperhatikan karena setiap posisi memiliki harga bid dan ask.
Semakin besar spread, semakin jauh pergerakan harga yang dibutuhkan agar posisi mencapai titik tertentu dibandingkan kondisi dengan spread yang lebih kecil.
Hal ini menjadi semakin penting bagi trader yang menggunakan strategi dengan target profit relatif kecil atau melakukan transaksi dalam jumlah banyak.
Bukan berarti trader harus selalu mencari spread paling rendah tanpa mempertimbangkan faktor lain. Trader juga perlu melihat keseluruhan kondisi akun, kualitas eksekusi, komisi, regulasi broker, serta ketentuan trading yang berlaku.
ara Melihat Bid dan Ask di Platform Trading
Pada platform trading, informasi bid dan ask biasanya dapat ditemukan pada tampilan harga instrumen atau bagian order.
Tampilannya bisa berbeda tergantung platform dan broker.
Contoh sederhana:
EUR/USD
Bid 1.0850
Ask 1.0852
Ketika trader menekan tombol Buy, sistem akan menggunakan harga ask yang tersedia.
Ketika trader menekan tombol Sell, sistem akan menggunakan harga bid yang tersedia.
Karena itu, sebelum membuka posisi, biasakan melihat harga yang tersedia dan memahami apakah transaksi yang dilakukan merupakan buy atau sell.
Kesalahan Pemula Saat Memahami Bid dan Ask
Ada beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.
Menganggap Bid dan Ask adalah Harga yang Sama
Keduanya memang berasal dari instrumen yang sama, tetapi biasanya memiliki harga berbeda.
Perbedaan inilah yang menghasilkan spread.
Tidak Memperhatikan Spread
Trader terkadang hanya melihat arah harga tanpa memperhatikan spread.
Padahal spread menjadi salah satu bagian penting dalam memahami biaya transaksi.
Bingung Saat Buy dan Sell Memiliki Harga Berbeda
Perbedaan harga tersebut bukan berarti platform mengalami kesalahan.
Buy menggunakan ask, sedangkan sell menggunakan bid ketika posisi dibuka.
Hanya Fokus pada Spread Tanpa Memahami Risiko
Spread penting, tetapi bukan satu-satunya hal yang menentukan hasil trading.
Manajemen risiko, ukuran posisi, stop loss, strategi, dan kondisi market tetap perlu diperhatikan.
Tips Memahami Bid dan Ask untuk Pemula
Jika masih baru belajar forex, tidak perlu menghafalkan banyak istilah sekaligus.
Cukup ingat tiga hal utama:
1. Bid = harga untuk Sell
2. Ask = harga untuk Buy
3. Selisih Bid dan Ask = Spread
Setelah memahami tiga konsep tersebut, trader akan lebih mudah memahami bagaimana harga ditampilkan di platform trading.
Kesimpulan
Bid dan ask adalah dua harga penting yang selalu perlu dipahami oleh trader forex.
Bid merupakan harga yang digunakan dalam transaksi sell, sedangkan ask merupakan harga yang digunakan dalam transaksi buy. Selisih antara keduanya disebut spread.
Memahami bid dan ask juga membantu trader mengetahui mengapa posisi baru terkadang langsung menunjukkan floating loss dan bagaimana spread dapat memengaruhi transaksi.
Bagi trader pemula, memahami istilah dasar seperti bid, ask, dan spread merupakan langkah penting sebelum mulai fokus pada strategi trading.
Semakin baik pemahaman terhadap cara kerja harga, semakin mudah pula trader membaca kondisi transaksi dan membuat keputusan dengan lebih terencana.


