Cara Melihat Spread di MetaTrader 5 (MT5)

Cara Melihat Spread di MetaTrader 5 (MT5)




Spread merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum membuka posisi trading. Bagi trader pemula, istilah spread mungkin terdengar sederhana, tetapi nilainya dapat memengaruhi biaya transaksi.

Di MetaTrader 5, trader dapat melihat harga Bid dan Ask, serta menampilkan kolom spread pada Market Watch jika fitur tersebut tersedia.

Apa Itu Spread?

Spread adalah selisih antara harga Bid dan Ask.

Harga Bid merupakan harga yang tersedia ketika trader menjual, sedangkan Ask merupakan harga yang tersedia ketika trader membeli.

Contohnya, jika EUR/USD memiliki harga Bid 1.1000 dan Ask 1.1002, maka terdapat selisih sebesar 0.0002 atau 2 pip pada pasangan tersebut.

Besarnya spread dapat berubah-ubah tergantung kondisi pasar dan instrumen yang diperdagangkan.

Cara Melihat Spread di MT5

Untuk melihat spread melalui MetaTrader 5 desktop, ikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi MetaTrader 5.
  2. Pastikan panel Market Watch terlihat.
  3. Klik kanan pada daftar instrumen.
  4. Pilih Columns.
  5. Aktifkan kolom Spread jika tersedia.

Setelah itu, informasi spread akan ditampilkan pada Market Watch.

Selain melihat kolom Spread, trader juga dapat memperhatikan perbedaan antara harga Bid dan Ask pada chart atau panel harga.

Kenapa Spread Bisa Berubah?

Spread tidak selalu memiliki nilai yang sama.

Pada kondisi pasar normal dan likuid, spread pada beberapa instrumen dapat relatif kecil. Namun, spread dapat melebar ketika terjadi perubahan kondisi pasar.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan spread melebar antara lain:

  • Rilis berita ekonomi penting
  • Likuiditas pasar menurun
  • Pergantian sesi pasar
  • Volatilitas harga meningkat
  • Kondisi pasar yang tidak normal

Karena itu, trader perlu memperhatikan spread terutama ketika menggunakan strategi yang sering membuka dan menutup posisi.

Apa Pengaruh Spread Terhadap Trading?

Spread merupakan salah satu faktor yang memengaruhi biaya awal sebuah transaksi.

Ketika posisi baru dibuka, perbedaan antara harga Bid dan Ask dapat membuat posisi terlihat mengalami floating loss pada awal transaksi.

Setelah harga bergerak cukup jauh dan melewati spread tersebut, posisi baru dapat mulai menghasilkan profit sebelum memperhitungkan biaya lainnya.

Karena itu, spread perlu dipertimbangkan ketika menentukan strategi dan target trading.

Apakah Spread Kecil Selalu Lebih Baik?

Spread yang lebih kecil umumnya menguntungkan dari sisi biaya transaksi. Namun, spread bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan ketika memilih broker.

Trader juga perlu mempertimbangkan komisi, kualitas eksekusi, regulasi, jenis akun, kondisi trading, dan biaya lainnya.

Broker yang menawarkan spread sangat rendah belum tentu menjadi pilihan terbaik jika terdapat biaya lain yang lebih tinggi.

Spread untuk Scalping

Spread menjadi salah satu perhatian penting bagi trader yang menggunakan strategi scalping.

Scalper biasanya membuka banyak transaksi dalam waktu relatif singkat dan mengincar pergerakan harga yang kecil. Karena itu, spread yang besar dapat memberikan pengaruh lebih besar terhadap hasil transaksi.

Meski begitu, trader tetap perlu melihat keseluruhan biaya trading, bukan hanya spread.

Kesimpulan

Spread adalah selisih antara harga Bid dan Ask. Di MetaTrader 5, trader dapat melihatnya melalui Market Watch dengan menampilkan kolom Spread atau dengan membandingkan harga Bid dan Ask.

Memahami spread dapat membantu trader mengetahui salah satu biaya yang perlu diperhitungkan sebelum membuka posisi.