Cara Menyimpan Template Chart di MetaTrader 5 (MT5)
MetaTrader 5 menyediakan berbagai fitur yang membantu trader menyesuaikan tampilan chart sesuai kebutuhan. Salah satu fitur yang cukup berguna adalah Template.
Template memungkinkan trader menyimpan pengaturan sebuah chart sehingga pengaturan tersebut dapat diterapkan kembali pada chart lain. Dengan begitu, trader tidak perlu mengatur indikator, warna, jenis chart, dan berbagai elemen lainnya secara manual setiap kali membuka chart baru.
Fitur ini sangat berguna bagi trader yang memiliki pengaturan chart khusus untuk strategi tertentu. Misalnya, seorang trader menggunakan Moving Average, RSI, serta warna candlestick tertentu. Semua pengaturan tersebut dapat disimpan dalam satu template.
Menurut dokumentasi resmi MetaTrader 5, template dapat menyimpan jenis dan warna chart, skala, indikator, Expert Advisor beserta parameternya, objek grafis, serta beberapa pengaturan chart lainnya.
Apa Itu Template Chart di MT5?
Template chart adalah kumpulan pengaturan dari sebuah chart yang dapat disimpan dan digunakan kembali.
Sebagai contoh, trader memiliki chart EURUSD dengan pengaturan:
- Candlestick
- Moving Average 20
- Moving Average 50
- RSI
- Warna chart tertentu
- Grid yang sudah disesuaikan
Daripada memasang semua indikator tersebut satu per satu pada chart GBPUSD atau USDJPY, trader cukup menerapkan template yang sudah dibuat.
Template juga berbeda dengan Profile. Template digunakan untuk menyimpan pengaturan sebuah chart, sedangkan Profile digunakan untuk menyimpan kelompok chart dan susunan workspace.
Cara Menyimpan Template Chart di MT5
Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka MetaTrader 5
Jalankan MetaTrader 5 di komputer dan pastikan akun trading sudah terhubung.
Kemudian buka chart instrumen yang ingin digunakan sebagai dasar template.
2. Atur Chart Sesuai Kebutuhan
Sebelum menyimpan template, atur chart terlebih dahulu.
Trader dapat memilih jenis chart seperti:
- Bar Chart
- Candlestick
- Line Chart
Selain itu, warna chart juga dapat disesuaikan melalui properti chart.
Jika ingin menggunakan indikator, tambahkan indikator melalui menu Insert > Indicators.
Misalnya trader ingin membuat template untuk analisis sederhana menggunakan Moving Average dan RSI.
3. Tambahkan Indikator
Pasang indikator yang ingin disimpan dalam template.
Setelah indikator muncul, sesuaikan parameternya. Misalnya periode Moving Average diubah menjadi 20 atau 50 sesuai strategi.
Pastikan semua indikator yang diperlukan sudah terpasang sebelum template disimpan.
4. Atur Warna Chart
Jika ingin menggunakan tampilan chart tertentu, buka properti chart.
Klik kanan pada chart, lalu pilih Properties.
Pada bagian warna, trader dapat menyesuaikan background, warna candle bullish dan bearish, grid, teks, serta elemen chart lainnya.
5. Simpan Template
Setelah semua pengaturan selesai, klik kanan pada area chart.
Pilih:
Templates > Save Template
Kemudian masukkan nama template.
Contohnya:
Scalping MT5
atau:
MA RSI Setup
Gunakan nama yang mudah dikenali agar tidak bingung ketika sudah memiliki banyak template.
Cara Menggunakan Template yang Sudah Disimpan
Setelah template tersimpan, trader dapat menggunakannya pada chart lain.
Buka chart instrumen yang ingin diberi template.
Kemudian klik kanan pada chart dan pilih:
Templates > nama template
Misalnya trader memilih template Scalping MT5.
MT5 akan menerapkan pengaturan yang tersimpan pada template tersebut ke chart aktif.
Template dapat digunakan pada simbol dan timeframe lain. Namun, trader tetap perlu memeriksa apakah pengaturan indikator tersebut sesuai dengan instrumen yang digunakan.
Cara Menghapus Template di MT5
Template yang sudah tidak diperlukan dapat dihapus melalui menu Templates.
Pilih opsi Remove Template, kemudian pilih template yang ingin dihapus.
Sebaiknya gunakan nama template yang jelas dan hapus template yang sudah tidak digunakan agar daftar template tetap rapi.
Apakah Template Menyimpan Indikator?
Ya. Pengaturan indikator yang diterapkan pada chart dapat disimpan dalam template.
Misalnya, chart memiliki Moving Average, RSI, dan MACD. Ketika chart tersebut disimpan sebagai template, indikator beserta pengaturannya dapat ikut tersimpan.
Namun, template bukan berarti menyimpan data harga atau hasil analisis pasar secara permanen. Template lebih berfungsi sebagai konfigurasi chart.
Tips Membuat Template MT5
Agar lebih praktis, buat template berdasarkan kebutuhan.
Misalnya:
- Scalping untuk strategi jangka pendek
- Intraday untuk trading dalam satu hari
- Swing untuk analisis timeframe lebih tinggi
- Price Action untuk chart dengan indikator minimal
Hindari membuat terlalu banyak template dengan nama yang tidak jelas.
Kesimpulan
Cara menyimpan template chart di MetaTrader 5 cukup mudah. Trader hanya perlu mengatur chart sesuai kebutuhan, memasang indikator, menyesuaikan warna dan tampilan, kemudian memilih Templates > Save Template.
Template dapat membantu menghemat waktu karena pengaturan chart yang sudah dibuat dapat digunakan kembali pada chart lain.
Namun, template hanya berfungsi menyimpan pengaturan chart. Menggunakan template tidak menjamin strategi trading akan menghasilkan profit. Trader tetap perlu melakukan analisis dan manajemen risiko sebelum membuka posisi.

