Menutup Posisi dan Membatalkan Order: Apa Bedanya?

Menutup Posisi dan Membatalkan Order: Apa Bedanya?




Di aplikasi trading, kamu bisa menemukan posisi yang sedang berjalan dan order yang masih menunggu harga tertentu.

Keduanya mungkin terlihat dalam halaman yang sama, tetapi membutuhkan tindakan berbeda.

Kalau transaksi sudah aktif, kamu mengelolanya sebagai posisi. Kalau instruksi masuk pasar belum terlaksana, kamu mungkin masih bisa membatalkan pending order tersebut.

Memahami perbedaan menutup posisi dan membatalkan order membantu kamu menghindari kesalahan saat menggunakan platform.

Kenali Dulu Order, Transaksi, dan Posisi

Dalam penjelasan MetaTrader 5, order merupakan instruksi kepada broker untuk membeli atau menjual instrumen. Ketika instruksi terlaksana, terjadi transaksi atau deal. Hasilnya dapat membuka, mengubah, atau menutup posisi, bergantung pada operasi dan sistem akun.

Untuk pemula, bayangkan urutannya melalui contoh sederhana.

Kamu ingin membeli EUR/USD ketika harga turun ke level tertentu. Kamu memasang Buy Limit. Selama order tersebut belum terlaksana, kamu masih memiliki instruksi yang menunggu.

Ketika order berhasil dieksekusi, kamu dapat memiliki posisi Buy yang mengikuti pergerakan harga.

Statusnya sudah berubah. Tindakan yang kamu perlukan pun berbeda.

Membatalkan Pending Order Berarti Menghapus Instruksi yang Menunggu

Misalnya, EUR/USD berada di 1,1020 dan kamu memasang Buy Limit pada 1,1000.

Sebelum harga mencapai level tersebut, kamu memutuskan bahwa rencana entry sudah tidak sesuai. Kamu kemudian membatalkan pending order.

Jika pembatalan berhasil sebelum order terlaksana, instruksi tersebut tidak lagi menunggu untuk membuka transaksi.

Kamu tidak sedang merealisasikan profit atau loss dari posisi itu karena posisi belum terbentuk dari order tersebut.

Namun, tetap periksa apakah ada posisi lain pada akun. Menghapus satu pending order tidak otomatis menutup transaksi yang sudah berjalan.

Menutup Posisi Berarti Mengakhiri Transaksi yang Aktif

Sekarang gunakan contoh berbeda.

Buy Limit tadi sudah terlaksana dan kamu memiliki posisi Buy. Nilai profit atau loss berubah mengikuti harga yang tersedia.

Kalau kamu ingin mengakhiri transaksi, gunakan fungsi penutupan posisi. Hasil transaksi kemudian masuk ke riwayat setelah penutupan berhasil.

Kamu tidak dapat mengembalikan posisi yang sudah aktif menjadi pending order hanya dengan menghapus garis pada chart.

Periksa juga volume penutupan. Jika platform dan akun mendukung penutupan sebagian, menutup sebagian volume masih menyisakan posisi aktif.

Periksa Status Sebelum Menekan Tombol

Pasar dapat bergerak ketika kamu sedang membuka menu.

Order yang semula menunggu mungkin sudah terlaksana sebelum permintaan pembatalan diproses. Karena itu, jangan hanya mengandalkan tampilan beberapa detik sebelumnya.

Perhatikan nama instrumen, jenis order, volume, nomor tiket, dan pesan hasil tindakan.

MetaTrader 5 menyediakan pengelolaan pending order, termasuk perubahan parameter serta penghapusan order. Fitur yang tersedia mengikuti kondisi order dan platform yang kamu gunakan.

Setelah membatalkan, pastikan order memang hilang dari daftar aktif. Setelah menutup posisi, pastikan tidak ada volume yang masih terbuka.

Jangan Menganggap Tombol Sell Selalu Menutup Buy

Pada akun dengan sistem hedging, membuka Sell dapat menambahkan posisi berlawanan tanpa menutup Buy yang sudah ada.

Pada sistem netting, transaksi berlawanan dapat mengurangi, menutup, atau membalik posisi, bergantung pada volumenya.

Karena itu, untuk mengakhiri posisi tertentu, gunakan fungsi penutupan yang sesuai dan periksa sistem akunmu. Jangan menebak berdasarkan arah tombol.

Coba Latihan Sederhana di Demo

Gunakan akun demo untuk melakukan urutan berikut:

  1. Pasang pending order dengan level yang kamu pahami.

  2. Periksa statusnya, lalu batalkan selama masih menunggu.

  3. Pastikan pembatalan berhasil.

  4. Buka posisi dengan volume kecil dalam simulasi.

  5. Gunakan fungsi penutupan posisi.

  6. Periksa hasilnya pada riwayat.

Lakukan perlahan sampai kamu bisa membedakan instruksi yang belum terlaksana dan transaksi yang sudah aktif.

Kenali Akun Sebelum Menggunakan Dana Asli

Kalau kamu mempertimbangkan XM atau Valetax, pelajari platform serta sistem akun yang tersedia sebelum memulai trading real.

Gunakan fasilitas latihan untuk membiasakan pengelolaan order dan posisi.

Daftar XM di sini

Daftar Valetax di sini

Ketepatan menggunakan tombol merupakan bagian dari pengelolaan risiko. Analisis yang baik tetap membutuhkan eksekusi yang benar.