Apa Itu Slippage Cost dalam Trading? Cara Menghitung Dampak Perbedaan Harga Eksekusi

Apa Itu Slippage Cost dalam Trading? Cara Menghitung Dampak Perbedaan Harga Eksekusi




Slippage terjadi ketika harga eksekusi sebuah order berbeda dari harga yang diharapkan trader. Perbedaan tersebut dapat memberikan hasil yang lebih baik atau lebih buruk daripada harga yang direncanakan.

Jika perbedaan tersebut memberikan dampak negatif terhadap hasil transaksi, trader dapat menganggapnya sebagai bagian dari biaya eksekusi atau slippage cost.

Mengapa Slippage Bisa Terjadi?

Harga di pasar dapat berubah dengan cepat. Ketika trader mengirim order, harga yang terlihat di platform belum tentu masih tersedia pada saat order dieksekusi.

Situasi ini lebih mungkin terasa ketika volatilitas meningkat atau likuiditas pasar berubah.

Misalnya, trader ingin membeli pada harga tertentu, tetapi ketika order diproses, harga sudah bergerak beberapa poin.

Contoh Slippage Cost

Misalnya, seorang trader ingin melakukan buy pada harga 1,1000.

Namun, order dieksekusi pada 1,1003.

Ada perbedaan 3 pip dari harga yang diharapkan.

Jika ukuran posisi cukup besar, perbedaan kecil tersebut dapat memberikan dampak yang lebih terasa terhadap hasil transaksi.

Sebaliknya, slippage juga bisa menguntungkan apabila order dieksekusi pada harga yang lebih baik.

Slippage dan Stop Loss

Trader juga perlu memperhatikan slippage pada stop loss.

Ketika pasar bergerak sangat cepat, posisi dapat ditutup pada harga yang berbeda dari level stop loss yang ditentukan.

Karena itu, stop loss tidak selalu berarti posisi akan ditutup tepat pada angka yang ditampilkan.

Cara Mengurangi Dampak Slippage

Trader dapat memperhatikan kondisi pasar sebelum melakukan transaksi.

Hindari membuka posisi secara terburu-buru ketika volatilitas sangat tinggi jika strategi tidak dirancang untuk kondisi tersebut.

Trader juga dapat mempelajari jenis order yang tersedia pada platform dan memahami bagaimana masing-masing order dieksekusi.

Kesimpulan

Slippage merupakan bagian dari proses eksekusi yang perlu dipahami trader. Perbedaan harga yang kecil mungkin terlihat tidak penting pada satu transaksi, tetapi dapat menjadi lebih berarti jika terjadi berulang kali.

Dengan memahami slippage, trader dapat membuat perhitungan hasil trading yang lebih realistis dan tidak hanya berpatokan pada harga yang terlihat sebelum order dikirim.