Cara Trading Pola Bullish Flag dan Bearish Flag

Cara Trading Pola Bullish Flag dan Bearish Flag




Pola flag menggambarkan pergerakan kuat yang diikuti konsolidasi lebih kecil. Trader menggunakannya untuk menyusun skenario kelanjutan tren.

Namun, konsolidasi setelah pergerakan kuat juga dapat berkembang menjadi pembalikan. Nama pola tidak menjamin arah berikutnya.

Kenali tiang dan bendera

Bullish flag terdiri dari kenaikan kuat sebagai tiang, lalu konsolidasi yang biasanya mendatar atau miring turun.

Bearish flag memiliki tiang berupa penurunan kuat, lalu konsolidasi mendatar atau miring naik. Bentuk tersebut dibahas dalam materi edukasi pola kelanjutan tren.

Pada flag, batas konsolidasi biasanya relatif sejajar. Ini berbeda dari pennant yang batasnya cenderung menyempit membentuk segitiga.

Tentukan bentuk yang diterima

Jangan menandai setiap koreksi sebagai flag. Periksa apakah pergerakan awal terlihat jelas dan konsolidasinya masih relatif terbatas.

Untuk pengujian, tentukan jumlah candle konsolidasi serta kedalaman koreksi maksimum yang diterima. Parameter itu membantu mengurangi penilaian berdasarkan kesan setelah melihat hasil.

Tandai pola sebelum breakout terjadi.

Gunakan breakout sebagai pemicu

Contoh aturan bullish flag:

  1. Identifikasi tiang naik dan konsolidasi.

  2. Gambar batas atas serta bawah flag.

  3. Tunggu candle selesai melewati batas atas.

  4. Periksa resistance terdekat.

  5. Tentukan entry dan stop sebelum membuka posisi.

Untuk bearish flag, gunakan breakout ke bawah.

Jika memilih menunggu retest, jadikan itu aturan tersendiri. Tidak semua breakout memberikan pengujian ulang.

Pahami target proyeksi

Misalnya, tiang bullish flag bergerak dari 1,1000 ke 1,1060, sehingga tingginya 60 pip. Breakout flag kemudian terjadi di sekitar 1,1045.

Proyeksi sederhana berdasarkan tinggi tiang berada di sekitar 1,1105.

Angka ini hanya referensi geometris. Harga tidak wajib mencapainya, dan resistance yang lebih dekat tetap perlu diperhitungkan.

Letakkan stop sesuai batas kegagalan

Salah satu pendekatan menempatkan stop di luar sisi berlawanan flag. Namun, jarak stop harus diterjemahkan menjadi risiko dalam uang.

Jika stop terlalu jauh untuk volume minimum yang tersedia, lewati transaksi. Jangan memaksa lot besar hanya karena target proyeksi terlihat menarik.

Catat pola yang gagal dan hasil setelah biaya. Untuk mempelajari objek chart, kunjungi BelajarForex.net. Jika ingin membuka akun latihan, kamu dapat bergabung melalui XM setelah membaca ketentuan akunnya.