Apa Itu Tick Value dalam Forex? Cara Memahami Nilai Pergerakan Harga
Trader forex sering mendengar istilah pip dan pip value. Namun, pada beberapa instrumen trading terdapat istilah lain yang juga penting, yaitu tick value.
Tick value berkaitan dengan nilai uang dari perubahan harga sebesar satu tick pada ukuran posisi tertentu.
Istilah ini lebih sering ditemukan ketika trader melihat spesifikasi instrumen, terutama pada instrumen selain forex.
Apa Itu Tick Value?
Tick value adalah nilai uang yang diperoleh atau hilang ketika harga bergerak sebesar satu tick.
Nilai tersebut tidak selalu sama untuk semua instrumen.
Tick value dapat dipengaruhi oleh:
- Instrumen yang diperdagangkan
- Ukuran posisi
- Contract size
- Mata uang akun
- Spesifikasi broker
Karena itu, trader tidak bisa menganggap satu nilai tick berlaku untuk semua instrumen.
Contoh Sederhana
Misalnya sebuah instrumen memiliki tick value sebesar $1 untuk ukuran posisi tertentu.
Jika harga bergerak naik satu tick dan trader berada dalam posisi Buy, perubahan tersebut secara teori memberikan keuntungan sekitar $1.
Jika harga bergerak turun satu tick, posisi dapat mengalami kerugian sekitar $1.
Jika harga bergerak 10 tick:
10 × $1 = $10
Contoh ini hanya ilustrasi. Nilai sebenarnya harus mengikuti spesifikasi instrumen yang digunakan.
Tick Value dan Ukuran Posisi
Ukuran posisi sangat berpengaruh terhadap nilai pergerakan harga.
Misalnya sebuah instrumen memiliki nilai tick tertentu untuk satu ukuran kontrak.
Ketika ukuran posisi diperbesar, nilai uang dari setiap pergerakan tick juga dapat meningkat.
Artinya, trader tidak cukup hanya mengetahui jumlah tick. Trader juga harus mengetahui berapa nilai uang dari setiap tick untuk posisi yang dibuka.
Tick Value Berbeda dengan Pip Value
Tick value dan pip value tidak selalu sama.
Pip value menunjukkan nilai uang dari perubahan sebesar satu pip.
Sedangkan tick value menunjukkan nilai uang dari perubahan sebesar satu tick.
Ukuran tick dan pip juga dapat berbeda tergantung instrumen.
Karena itu, trader tidak boleh menggunakan rumus pip value untuk semua instrumen tanpa memeriksa spesifikasinya terlebih dahulu.
Kenapa Tick Value Penting?
Tick value penting karena membantu trader memahami dampak pergerakan harga terhadap saldo akun.
Bayangkan sebuah instrumen bergerak sangat cepat.
Jika trader mengetahui bahwa setiap tick bernilai $2, maka pergerakan 20 tick secara sederhana dapat memberikan dampak sekitar:
20 × $2 = $40
Dengan informasi tersebut, trader dapat memperkirakan seberapa besar dampak perubahan harga terhadap posisi.
Cara Mengetahui Tick Value
Cara paling aman adalah melihat spesifikasi instrumen pada platform trading atau informasi resmi broker.
Data yang tersedia dapat mencakup:
- Contract size
- Tick size
- Tick value
- Minimum volume
- Volume step
- Margin
- Swap
Jangan menggunakan angka dari instrumen lain karena setiap instrumen dapat memiliki spesifikasi berbeda.
Tick Value dan Manajemen Risiko
Trader dapat menggunakan tick value untuk memahami risiko sebuah posisi.
Misalnya trader sudah menentukan bahwa kerugian maksimal yang dapat diterima adalah $20.
Jika setiap tick bernilai $2, maka pergerakan 10 tick berlawanan arah sudah memberikan dampak sekitar $20.
Contoh ini menunjukkan mengapa nilai pergerakan harga perlu diketahui sebelum membuka posisi.
Namun, perhitungan risiko tetap harus mempertimbangkan spread, biaya trading, kemungkinan slippage, dan kondisi pasar.
Apakah Pemula Harus Menghafal Tick Value?
Tidak perlu.
Trader pemula tidak harus menghafal nilai tick setiap instrumen.
Yang lebih penting adalah memahami konsepnya:
Tick size = ukuran perubahan harga
Tick value = nilai uang dari perubahan tersebut
Setelah memahami konsep ini, trader dapat melihat spesifikasi instrumen sebelum melakukan transaksi.
Kesimpulan
Tick value adalah nilai uang yang terkait dengan pergerakan harga sebesar satu tick pada ukuran posisi tertentu.
Nilainya dapat berbeda berdasarkan instrumen, ukuran posisi, dan spesifikasi broker.
Memahami tick value membantu trader memperkirakan dampak perubahan harga terhadap posisi dan membuat perhitungan risiko lebih terukur.
Bagi pemula, tidak perlu menghafal semua nilainya. Cukup pahami konsep dan biasakan memeriksa spesifikasi instrumen sebelum trading.

