Kenapa Equity Berbeda dengan Balance di Akun Trading?
Saat melihat akun trading, trader akan menemukan beberapa angka seperti balance, equity, margin, dan free margin. Bagi pemula, perbedaan angka tersebut terkadang membingungkan.
Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah kenapa equity berbeda dengan balance.
Sebenarnya, kondisi tersebut normal, terutama ketika masih terdapat posisi trading yang terbuka. Balance dan equity memang mempunyai fungsi yang berbeda dalam menggambarkan kondisi akun.
Apa Itu Balance?
Balance adalah jumlah dana pada akun setelah hasil transaksi yang sudah ditutup diperhitungkan.
Dengan kata lain, balance tidak langsung berubah hanya karena harga bergerak selama posisi masih terbuka.
Sebagai contoh, seorang trader memiliki balance $1.000 dan membuka posisi. Setelah posisi terbuka, harga bergerak berlawanan sehingga trader mengalami floating loss $30.
Balance masih dapat menunjukkan $1.000 karena posisi tersebut belum ditutup.
Apa Itu Equity?
Equity menggambarkan nilai akun saat ini dengan memperhitungkan floating profit atau floating loss dari posisi yang masih terbuka.
Secara sederhana, equity dapat dipahami melalui rumus:
Equity = Balance + Floating Profit/Loss
Jika balance sebesar $1.000 dan posisi terbuka sedang menghasilkan floating profit $50, equity menjadi sekitar $1.050.
Sebaliknya, jika posisi sedang mengalami floating loss $30, equity menjadi sekitar $970.
Karena itu, equity bisa terus berubah selama pasar bergerak.
Mengapa Angkanya Bisa Berbeda?
Perbedaan antara balance dan equity terutama terjadi ketika trader masih memiliki posisi terbuka.
Harga forex bergerak secara dinamis. Setiap perubahan harga dapat membuat nilai posisi berubah.
Ketika floating profit bertambah, equity bisa naik.
Ketika floating loss membesar, equity bisa turun.
Balance baru akan berubah setelah posisi ditutup dan hasil transaksi tersebut direalisasikan ke akun.
Contoh Sederhana
Misalnya seorang trader mempunyai balance $500.
Trader kemudian membuka posisi EUR/USD dan posisi tersebut sedang menghasilkan floating profit $20.
Maka:
Balance = $500
Floating Profit = $20
Equity = $520
Jika harga kemudian berbalik dan posisi menghasilkan floating loss $15:
Balance = $500
Floating Loss = $15
Equity = $485
Balance tetap sama selama posisi belum ditutup, sedangkan equity mengikuti kondisi posisi terbuka.
Apa yang Terjadi Setelah Posisi Ditutup?
Misalnya trader menutup posisi dengan profit $20.
Sebelum posisi ditutup:
Balance = $500
Equity = $520
Setelah posisi ditutup:
Balance = $520
Equity = $520
Perbedaan tersebut hilang karena floating profit sudah berubah menjadi profit yang terealisasi.
Hal yang sama berlaku ketika posisi ditutup dalam keadaan loss.
Equity dan Risiko Trading
Equity penting diperhatikan karena menggambarkan kondisi akun secara lebih aktual ketika ada posisi terbuka.
Trader yang hanya melihat balance dapat merasa akun masih aman meskipun posisi terbuka sebenarnya sudah menghasilkan floating loss cukup besar.
Misalnya balance masih $1.000, tetapi equity sudah turun menjadi $800. Artinya terdapat floating loss sekitar $200.
Jika harga terus bergerak berlawanan, equity bisa semakin turun dan memengaruhi margin level.
Hubungan Equity dengan Margin
Equity juga digunakan dalam perhitungan kondisi margin akun.
Ketika posisi terbuka, sebagian dana digunakan sebagai margin. Free margin dan margin level kemudian akan berubah mengikuti equity serta posisi yang sedang aktif.
Karena itu, trader sebaiknya tidak hanya melihat balance ketika menentukan apakah masih aman untuk membuka posisi baru.
Equity, free margin, dan margin level juga perlu diperhatikan.
Kenapa Equity Bisa Lebih Besar dari Balance?
Equity lebih besar daripada balance biasanya terjadi ketika posisi terbuka sedang menghasilkan floating profit.
Contohnya balance $1.000 dan floating profit $100.
Equity menjadi sekitar $1.100.
Namun, angka tersebut belum tentu menjadi profit final karena harga masih dapat bergerak dan menyebabkan floating profit berkurang atau berubah menjadi loss.
Kenapa Equity Bisa Lebih Kecil dari Balance?
Sebaliknya, equity lebih kecil daripada balance ketika posisi terbuka sedang mengalami floating loss.
Jika balance $1.000 dan floating loss $100, equity menjadi sekitar $900.
Kondisi ini tidak otomatis berarti trader sudah merealisasikan kerugian $100. Kerugian tersebut masih bersifat floating selama posisi belum ditutup.
Kesimpulan
Equity dan balance bukanlah angka yang sama dan memang tidak selalu menunjukkan nilai yang sama.
Balance menunjukkan hasil transaksi yang sudah terealisasi, sedangkan equity memperhitungkan floating profit atau loss dari posisi yang masih terbuka.
Memahami perbedaan keduanya penting bagi trader karena equity memberikan gambaran yang lebih aktual mengenai kondisi akun.
Dengan memahami balance, equity, margin, dan free margin, trader dapat mengambil keputusan dengan lebih baik dan tidak salah membaca kondisi akun trading.

