Leverage Forex: Dampaknya pada Margin, Profit, dan Risiko
menopang posisi. Margin bukan batas maksimal kerugian.
Volume yang Sama Memiliki Risiko Harga yang Sama
Misalnya, kamu membuka EURUSD 0,10 lot pada akun dolar dengan ukuran kontrak 100.000 unit per lot. Nilai pip-nya sekitar US$1.
Jika harga bergerak melawan posisi sejauh 30 pip, kerugian harga sekitar US$30 sebelum biaya, baik leverage akun 1:100 maupun 1:500.
Leverage yang lebih tinggi menurunkan kebutuhan margin dalam contoh sederhana tersebut, tetapi tidak mengecilkan kerugian per pip.
Risiko Membesar Ketika Lot Ditambah
Dengan asumsi kontrak yang sama:
-
Volume 0,10 lot menghasilkan perubahan sekitar US$1 per pip.
-
Volume 0,50 lot menghasilkan perubahan sekitar US$5 per pip.
Pergerakan 30 pip yang sebelumnya menghasilkan rugi US$30 menjadi sekitar US$150 pada volume lebih besar.
Potensi keuntungan juga meningkat jika arah harga sesuai. Namun, kemampuan membuka posisi besar tidak berarti modal mampu menanggung kerugiannya.
Bedakan Leverage Akun dan Eksposur Aktual
Akun dengan leverage maksimum tinggi tidak harus digunakan sampai batas maksimalnya.
Ukuran posisi yang benar-benar dibuka menentukan eksposur aktual. Karena itu, evaluasi nilai posisi terhadap ekuitas, risiko menuju stop, dan total posisi yang berjalan bersamaan.
Perhatikan pula margin level dan ketentuan stop out. Jangan mengandalkan penutupan paksa sebagai pengganti batas risiko pribadi.
Tentukan Lot dari Anggaran Risiko
Mulailah dari jumlah kerugian yang direncanakan, kemudian tentukan stop berdasarkan setup dan hitung volume.
Jika anggaran risiko US$10, stop 50 pip, dan nilai pip per lot US$10, volume teoritisnya adalah:
US$10 ÷ (50 × US$10) = 0,02 lot, sebelum biaya.
Pelajari perhitungan lot melalui BelajarForex.net. Jika mempertimbangkan akun TMGM, periksa leverage, margin, ukuran kontrak, dan ketentuan yang berlaku untuk akunmu.

