Perbedaan Hedging, Averaging, Martingale, dan Switching

Perbedaan Hedging, Averaging, Martingale, dan Switching




Hedging, averaging, martingale, dan switching sama-sama dapat melibatkan lebih dari satu transaksi. Namun, tujuan dan mekanismenya berbeda.

Memahami perbedaannya membantu trader mengetahui bagaimana tindakan tambahan mengubah eksposur, biaya, serta potensi kerugian akun.

Perbandingan Dasar

Teknik Mekanisme utama Risiko yang perlu diperhatikan
Hedging Membuka eksposur yang mengimbangi posisi lain Biaya dan kesulitan melepas lindung nilai
Averaging Menambah posisi searah pada harga berbeda Volume serta risiko gabungan bertambah
Martingale Menaikkan ukuran setelah kerugian menurut aturan tertentu Kebutuhan modal dapat membesar cepat
Switching Mengakhiri posisi lalu mengambil arah sebaliknya Kerugian berulang saat harga bolak-balik

Dalam artikel ini, hedging dibahas dalam bentuk buy dan sell pada instrumen yang sama. Secara lebih luas, lindung nilai juga dapat menggunakan instrumen berbeda.

Hedging: Mengimbangi Eksposur

Misalnya, trader memiliki buy EURUSD 0,10 lot lalu membuka sell 0,10 lot pada akun yang mendukung posisi terpisah.

Pergerakan berikutnya dapat membuat perubahan untung-rugi kedua posisi saling mengimbangi, tetapi kerugian sebelumnya tidak hilang. Spread, komisi, dan swap juga tetap perlu dihitung.

Ketika salah satu sisi ditutup, eksposur arah kembali terbuka.

Averaging: Menambah Posisi Searah

Misalnya, trader membeli pada 1,1000 lalu menambah buy dengan volume sama pada 1,0950. Harga entry rata-ratanya menjadi 1,0975 sebelum biaya.

Harga rata-rata yang lebih rendah tidak berarti risikonya otomatis turun. Total volume sekarang lebih besar.

Penambahan posisi dapat dilakukan ketika harga berlawanan maupun ketika harga bergerak menguntungkan. Keduanya memerlukan batas risiko gabungan.

Martingale: Menaikkan Ukuran setelah Kerugian

Contoh martingale sederhana menggunakan urutan lot 0,01, 0,02, 0,04, 0,08, dan 0,16 setelah transaksi sebelumnya rugi.

Jika risiko pada ukuran awal adalah US$5 dan kondisi lainnya sama, rangkaian lima kerugian menjadi:

US$5 + US$10 + US$20 + US$40 + US$80 = US$155, sebelum biaya.

Ilustrasi ini mengasumsikan transaksi sebelumnya sudah ditutup sebelum transaksi berikutnya dibuka. Jika semuanya tetap terbuka, perhitungan margin dan kerugian gabungannya berbeda.

Martingale dapat digabung dengan averaging, tetapi keduanya bukan istilah yang sama.

Switching: Mengganti Arah Posisi

Switching menutup buy lalu membuka sell, atau sebaliknya.

Posisi baru seharusnya memiliki alasan entry dan anggaran risiko sendiri. Jika hanya didorong keinginan membalas kerugian, switching dapat berubah menjadi transaksi impulsif berulang.

Periksa Sistem Akun

Pada akun netting, order berlawanan dapat mengurangi atau membalik posisi. Pada akun hedging, order tersebut dapat membuka posisi terpisah. Pastikan mekanisme akun sesuai dengan tindakan yang dimaksud.

Pelajari dasar pengelolaan posisi melalui BelajarForex.net. Jika ingin berlatih, kamu dapat mengenal pilihan akun XM setelah memeriksa ketentuan akun dan instrumennya.